DIP-ONE Bangkit Setelah Delapan Tahun Vakum

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

BLITAR-KOTA- Geliat ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar, mulai semangat lagi setahun terakhir. Setelah delapan tahun vakum, setahun terakhir dengan kekuatan baru, ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar ini mulai bangkit lagi. Diantaranya dengan menerbitkan majalah sekolah Dip-ONE, yang terbit pada April 2017 lalu. Selain itu, juga menggelar diklat jurnalistik yang bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Blitar yang dilaksanakan pada hari Jumat (4/11) di ruang Multimedia SMAK Diponegoro Blitar yang dihadiri oleh 19 anggota dari 25 anggota Jurnalistik, karena sebagian anggota sedang ada kegiatan sekolah lainnya.

jurnalistik

Para peserta sangat antusias untuk mengikuti jalannya diklat hingga selesai. “Dengan semangat baru, kami ingin menghimpun minat dan niat siswa untuk membangun ekskul jurnalistik di SMAK Diponegoro Blitar, setelah vakum selama delapan tahun,” ungkap Antonius Hada Beoang, S.Pd selaku pembina ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar.

Dengan agenda diklat kemarin, para anggota ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar ingin menambah pengetahuan tentang dunia jurnalistik dari para pelakunya langsung. Mereka juga ingin melanjutkan perjuangan generasi pendahulunya yang bisa eksis dengan majalah sekolah Valentina, dalam rentang 2002-2008 lalu.

Bagi para anggota ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar, meningkatkan pengetahuan dan praktik langsung memang sangat penting. Sebab, selama ini selain mendapatkan tugas untuk menyusun majalah dinding (mading) di lingkup sekolah yang dipimpin oleh Dra. MM Massa Mieke, M.Pd., bersama perwakilan masing-masing kelas. Pasalnya, mading sekolah yang berada di Jalan Diponegoro 32, Kota Blitar ini terbit setiap minggu sekali. (eis)