Simulasi 1 UNBK 2017

 

Simulasi 1 UNBK tahun 2017 yang dilaksanakan mulai tanggal 13 s.d. 15 Nopember 2017 di SMAK Diponegoro Blitar diikuti oleh 122 peserta didik, yang terdiri dari : (a) Jurusan Bahasa sebanyak 21 peserta didik, (b) Jurusan IPA sebanyak 36 peserta didik dan (c) Jurusan IPS sebanyak 65 peserta didik, dengan mengunakan komputer server sebanyak 2 (dua) unit server utama dan 1 (satu) unit server cadangan serta 70 (tujuh puluh) unit komputer klien.

Simulasi 1 UNBK tahun 2017 di SMAK Diponegoro Blitar ini diawali dengan sinkronisasi dan pengecekan klien komputer yang dimulai hari Minggu, 12 Nopember 2017 Pukul 20.00 WIB. Dalam sinkronisasi dan pengecekan klien komputer ini dikerjakan oleh 4 (empat) orang tenaga SMAK Diponegoro Blitar yaitu: Eko Istanto, S.Pd., S.Kom. dan Aloysius Yudha Nur Pamungkas, S.Pd selaku Proktor bersama dengan Miluk Dwi Utama, A.Md., SH dan Kristanto selaku Teknisi berkahir pukul 24.00.

Lanjutkan membaca “Simulasi 1 UNBK 2017”

Dodit Mulyanto-Alumni SMAK Dipo

Dodit Mulyanto

Dodit Wahyudi Mulyanto atau cukup Dodit Mulyanto (lahir di Blitar, Jawa Timur, 30 Juni 1985; umur 32 tahun) adalah pelawak tunggal berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal secara luas setelah dia mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) di Kompas TV[1][2]. Ciri khas yang paling mudah diingat dalam penampilan Dodit saat di panggung adalah pembawaannya yang kalem dan membawa biola, meski kadang tidak dimainkan.

dodit

Lanjutkan membaca “Dodit Mulyanto-Alumni SMAK Dipo”

DIP-ONE Bangkit Setelah Delapan Tahun Vakum

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

BLITAR-KOTA- Geliat ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar, mulai semangat lagi setahun terakhir. Setelah delapan tahun vakum, setahun terakhir dengan kekuatan baru, ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar ini mulai bangkit lagi. Diantaranya dengan menerbitkan majalah sekolah Dip-ONE, yang terbit pada April 2017 lalu. Selain itu, juga menggelar diklat jurnalistik yang bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Blitar yang dilaksanakan pada hari Jumat (4/11) di ruang Multimedia SMAK Diponegoro Blitar yang dihadiri oleh 19 anggota dari 25 anggota Jurnalistik, karena sebagian anggota sedang ada kegiatan sekolah lainnya.

jurnalistik

Para peserta sangat antusias untuk mengikuti jalannya diklat hingga selesai. “Dengan semangat baru, kami ingin menghimpun minat dan niat siswa untuk membangun ekskul jurnalistik di SMAK Diponegoro Blitar, setelah vakum selama delapan tahun,” ungkap Antonius Hada Beoang, S.Pd selaku pembina ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar.

Dengan agenda diklat kemarin, para anggota ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar ingin menambah pengetahuan tentang dunia jurnalistik dari para pelakunya langsung. Mereka juga ingin melanjutkan perjuangan generasi pendahulunya yang bisa eksis dengan majalah sekolah Valentina, dalam rentang 2002-2008 lalu.

Bagi para anggota ekskul jurnalistik SMAK Diponegoro Blitar, meningkatkan pengetahuan dan praktik langsung memang sangat penting. Sebab, selama ini selain mendapatkan tugas untuk menyusun majalah dinding (mading) di lingkup sekolah yang dipimpin oleh Dra. MM Massa Mieke, M.Pd., bersama perwakilan masing-masing kelas. Pasalnya, mading sekolah yang berada di Jalan Diponegoro 32, Kota Blitar ini terbit setiap minggu sekali. (eis)