Cerpen: Lika-liku Meraih Mimpi

Ketika nomorku dipanggil, aku segera berjalan anggun kearah panggung, memberi isyarat pemusik untuk memulai instrumen, dan aku menghela nafas lalu memulai menyanyikan lagu In the name of love dengan lembut, dan menghayati lagu tersebut.

Setelah semua kontestan tampil, kami bertiga bersiap mendengar pengumuman kejuaraan tahun ini, badanku panas dingin saat MC memasuki panggung.

Dan MC pun menyuruh semua peserta berdiri, lalu mengumumkan mulai dari Juara 3 yaitu teman sekamar Vini (Mee Ra), Juara 2 Diraih oleh Vini, dan suara MC dipelankan ketika menyebutkan pemenang pertama. Aku melonjak kaget dan menangis terharu ketika Nama Katarina Risa from Indonesia disebutkan MC sebagai pemenang pertama, aku pun semakin terharu ketika Intan terpilih menjadi juara umum dalam kompetisi ini, aku menangis sejadijadinya karena impianku selama ini yang terkekang ayahku bisa terwujud dan aku bisa menempis kata-kata ayahku bahwa penyanyi tak akan sukses dalam karirnya. Lalu tiba-tiba mataku terbelalak melihat bangku penonton paling belakang, disana terdapat Tante Via, dan kalian tahu siapa yang bersamanya? Ya, ayahku, ayahku datang menyaksikan ku bernyanyi, aku merasa takut dan bersalah karena telah berbohong pada ayah, namun ketika aku turun panggung, ayah langsung berlari memeluk dan menciumku serta berkata bahwa Ia bangga melihat aku menyanyi dihadapan kontestan dari seluruh dunia dan Ia juga berkata bahwa Ia bangga memiliki anak yang bersuara emas dan bisa membanggakan. Aku semakin terharu dan tak kuasa menahan tangis, ternyata Tante Via memberitahu ayah ketika ia meminta tangan surat persetujuan, ayahku ketika melihat surat itu hendak membuangnya namun dicegah oleh Tante Via dan menjelaskan pada ayah bahwa aku berbakat dan bisa membanggakan, dan semenjak itu ayah langsung membeli tiket ke Paris dan melihat penampilanku dengan bangga. Kini akhirnya tangan besi ayahku berubah menjadi sayap malaikat yang menaungi, dan mendukung ku dalam segala hal baik yang aku lakukan.

Lika-liku Meraih Mimpi – Karya : Carolina Esther Sukma Diana-SMAS Katolik Diponegoro Blitar-Kelas 11-PIB

3 tanggapan pada “Cerpen: Lika-liku Meraih Mimpi”

  1. Hebat kamu Carolina
    Bermimpilah setinggi langit
    agar hidupmu penuh warna
    Mimpi ituharus diwujudkan
    untuk mewujudkan mimpi tidak semudah membalik telapak tangan
    Orqng sukses itu karena mimpi
    Perjuangan dan doa untuk mewujudkan mimpi harus sejalan dan berimbang
    Proses menggapai mimpi tak akan mengkhianati hasil

  2. Alurnya sudah runtut, meskipun ada beberapa diksi dan pemenggalan kalimat yang kurang pas, tapi ceritanya sudah menarik dan mudah dipetik pesannya. Semangatt!

Tinggalkan Balasan