Cerita : CINTA DALAM DIAM

Hari ke dua MPLS…

“Selamat pagi semua… “ Sapa Kak Ayu.

“Selamat pagi kakk…” balas kami semua

“Sudah bawa apa yang kakak suruh kemarin?” Tanya Kak Dea

“Sudah kak…” Balas kami semua

“Kalo sudah langsung ke lapangan aja ya” perintah Kak Dea

Setelah mengabsen anggota kelas X-C, Kak Dea dan Kak Ayu pergi keluar kelas menyiapkan perlengkapan outbound untuk kami.

“Raka, kamu kenapa?” Tanyaku ketika melihat wajah Raka yang kebingungan mencari sesuatu.

“Hm kayaknya aku lupa bawa scraft yang disuruh kemarin” Balas Raka panik

“Tunggu, kayaknya aku bawa dua scraft deh, aku ambilin bentar ya” Ucapku

Aku segera merogoh kantung tasku dan “voila!” akhirnya aku menemukan scraft navy bermotif bunga yang sengaja aku bawa untuk cadangan, aku pun langsung memberikan scraft itu ke Raka.

“Nih, untung aja aku bawa, makanya lain kali dengerin kalo kakaknya ngomong” Omelku.

“Iya-iya makasih udah gausah ngomel, cepet pakein ke kepalaku” perintah Raka

“Ih gitu aja gak bisa, sini!” Balasku sambil mengikat kan scraft itu pada kepala Raka.

Entah kenapa jantungku berdetak kencang ketika tanpa sengaja tanganku mengelus rambut hitam Raka yang begitu halus. Raka pun menyadari bahwa tanganku gemetar ketika tak sengaja mengelus rambut nya.

“Gimana rambutku halus kan?” Canda Raka

“Emh iya eh enggak ih, apaan coba” Balas ku salting

“Yaudah yuk ke lapangan, kelas udah gaada orang nih, ntar dihukum kita nya” Lanjutku panik ketika melihat seluruh kelas yang sudah kosong.

Aku dan Raka pun berlari kencang menuju lapangan depan, dan benar salah satu Kakak OSIS sudah menghadang kami dan siap untuk menghukum karena keterlambatan kami

*Kalian berdua punya telinga gak sih?! Kan udah dikasih tau kalo segera pergi ke lapangan, nah kalian ngapain? Pacaran? Belagu banget sih!” Bentak salah satu Kakak OSIS bernama Kak Dila.

“Udah Dil, biarin Raka gabung ke kelompoknya” Ujar salah satu Kakak OSIS bernama Kak Luna.

“Terus Rose gimana?” Tanya Raka

“Ya harus dihukum lah, gila kali nggak dihukum, orang telat 10 menit” Kata Kak Luna

“Kak kenapa gak adil sih?! Aku dibebasin sedangkan Rose dihukum, kita telat nya bareng loh!” Bentak Raka tak mau kalah

“Apa kayak gini ya senioritas? Gak ada keadilan? Pokoknya kalo aku gabung ke kelompok ku, Rose juga harus masuk ke kelompoknya, kalo Rose dihukum, aku juga dihukum!!!” Bentak Raka.

“Heh ngelawan kamu Raka?! Mentang-mentang anak kepala yayasan! Belagu banget!” Bentak Kak Luna.

“Udah gak usah ribut, biarin mereka gabung ke kelompoknya, daripada kita cari masalah sama Pak Elang” Kata Kak Dila.

“Makasih Raka” Bisikku, Raka pun tersenyum lalu bergabung ke kelompok nya untuk menjalani outbound.

Hari menjelang siang, outbound pun selesai, kami diperintahkan untuk segera mandi dan membersihkan diri karena badan kami yang penuh dengan lumpur dan pasir.

1 tanggapan pada “Cerita : CINTA DALAM DIAM”

  1. Memang …. kadang CINTA tidak harus diucapka.
    Carolina teruslah berkarya
    Asah ketajaman nuranimu dalam goresan tinta

Tinggalkan Balasan