Cara Verval Ponsel Peserta Didik

Kabar terdahulu, mungkin para operator dapodik semua sudah mengetahui bahwa akan diberikan kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Dimana bagi operator dapodik khususnya harus menginput data nomor HP dulu di dalam aplikasi dapodik yang tenggat waktunya dibatasi hingga tanggal 11 September 2020. Setelah operator menginput data lalu melakukan sinkronisasi. Hal selanjutnya adalah melakukan verifikasi dan validasi nomor ponsel seperti dalam surat edaran dibawah ini.

Pusat Data dan Teknologi Informasi  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan aplikasi terbaru yakni Verval Ponsel peserta Didik. Hal ini seperti tertuang dalam surat nomor 4239/J1/KP/2020 tertanggal 1 September 2020 tentang pemberitahuan verifikasi dan validasi data nomor ponsel.

Menindaklanjuti Surat edaran Dirjen PAUD Dikdasmen Kemdikbud nomor 8202/PD/2020 tentang program pemberian kuota internet bagi peserta didik serta menunjang pelaksanaan pembelajaran daring serta implementasi SKB 4 menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19, Kemdikbud akan memberikan bantuan kuota bagi seluruh peserta didik yang belum mendapatkan bantuan program PKH atau PIP dari pemerintah.

Adapun sumber data ponsel pserta didik yang akan diberikan bantuan kuota berasal dari aplikasi Dapodik TP 2020/2021. Akan tetapi agar bantuan yang dberikan tetap sasaran, maka pusat data dan teknologi informasi (Pusdatin) kemdikbud bersama dina Pendidikan dan Kabupaten Kota propinsi perlu melakukan verifikasi dan validasi nomor ponsel yang digunakan oleh masing-masing Peserta Didik. Adapun verval data nomor ponsel tersebut bisa diakses di laman terbaru yakni di https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id/

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon bantuan saudara untuk menginformasikan proses verval nomor HP tersebut keseluruh satuan pendidikan yang berada di bawah pembinaan saudara. Diharapkan sekolah dapat menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermeterai Rp 6.000,- dan operator dinas memastikan kelengkapan SPTJM yang ditandatangani Kepala Sekolah sebagai persetujuan melalui mekanisme sistem di laman https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id/.

Berikut rekap sementara sampai tanggal 13 September 2020, pukul 12:08 AM, ada 3 (tiga) orang guru dan 10 (sepuluh) Peserta Didik yang No HPnya tidak aktif menurut provider:

Penyebab data atau nama siswa tidak muncul di verval Ponsel:

1. Siswa yang berasal dari TK/PAUD ini disebabkan instansi sekolah yang bersangkutan belum melakukan sinkronisasi sehingga datanya berganda. Hal ini bisa di cek di laman verval PD https://vervalpdnew.data.kemdikbud.go.id/. Jika TK/PAUD yang bersangkutan sudah sinkron maka otomatis muncul di laman verval Ponsel.

2. Siswa berganda dengan sekolah lain.
Penyebab lain tidak munculnya nama siswa di verval ponsel adalah data siswa berganda dengan sekolah lain. Hal ini juga bisa dicek di menu residu laman vervalpd.

Cara Verval Nomor Ponsel Guru

Seperti diketahui tidak hanya siswa yang mendapatkan kuota kemdikbud ini, namun juga diberikan untuk guru. Kalau melihat data yang ada, nama guru yang belum / tidak memiliki NUPTK tidak muncul, namun ini hanya sementara karena nanti guru yang belum memiliki NUPTK akan muncul.

Proses verval nomor HP guru ini sama saja dengan verval ponsel nomor peserta didik. Namun kendala saat ini adalah susahnya akses login di web verval tersebut serta padatnya traffic kunjungan ke web tersebut sehingga loading menjadi lambat.

Update, Data No HP Pendidik saat ini sudah terverifikasi otomoatis oleh sistem yang ditandai dengan dua panah kecil mendatar.

Update Berita

Saat ini memang masih terjadi kendala pada system dalam vervalponsel, Jadi harus lebih bersabar lagi bagi para pejuang pendataan.

Kunci sukses pendataan nomor ponsel siswa dimulai dari Dapodik, selanjutnya vervalponsel hanya berfungsi untuk :

  1. Memperbaiki nomor ponsel yang salah saat pengisian di aplikasi Dapodik,
  2. Mengisi nomor ponsel yang masih kosong,
  3. Mengisikan kepemilikan,

Semoga bisa di lakukan kerja tim di sekolah dalam rangka mempercepat proses pendataan nomor ponsel tersebut.

Update terbaru  Hasil Sosialisasi Verval Ponsel

Sosialisasi Verval Ponsel
Pemberian Kuota kepada peserta didik harus memenuhi 5 K:

  1. Kepastian sebagai Peserta Didik/ Guru aktif, terdaftar di dapodik sekolah induk
  2. Kepastian Data unik dan tunggal (1 NISN, 1 orang dan 1 satuan pendidikan)
  3. Kepastian nomor ponsel (kepemilikan)
  4. Kepastian aktif/tidak aktif nomor ponsel yang didaftarkan
  5. Kepastian Persetujuan Kepala Sekolah (SPJTM ditandatangani KS dan bermaterai 6000)


Provider yang digandeng : Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren, 3 (Tri) dan Axis

Paket kuota yang akan didapatkan adalah langsung kuota data dan bukan pulsa agar tidak diperjualbelikan atau dipaki untuk keperluan selain pembelajaran. RinciannyaSiswa 35 GB, Guru 42 GB dan Mahasiswa/Dosen 50 GB.

Alur Data pemberian kuota:

  1. Perbaikan data ponsel yang bisa dilakukan melalui Dapodik (sebelum tanggal 11 September) dan melalui verval ponsel (setelah tanggal 11 September)
  2. Validasi Nomor ponsel, bertujuan mendeteksi nomor pondsel apakah sesuai dengan kelima provider atau tidak. Apabila tidak maka harus dilakukan perbaikan.
  3. Nomor ponsel yang sudah melalui verval akan dikirim ke provider untuk dilakukan pengecekan, apakah nomor aktif, tidak aktif atau pasca bayar.
  4. Nomor ponsel yang tidak aktif akan dikembalikan ke PUSDATIN
  5. Diperoleh data yang valid adalah data yang aktif atau pasca bayar
  6. Cetak SPJTM
  7. SPJTM dan data nomor siswa valid dikirim kembali ke provider untuk dilakukan injeksi kuota(berhasil atau tidak)

Satu kali peroide pengiriman kuota (satu bulan), bisa melakukan beberapa kali cetak SPJTM.
Pastikan jumlah siswa dan jumlah guru sesuai, baru ditandatangani Kepala Sekolah dan bermaterai.
SPJTM yang sudah ditandatangani selanjutnya diupload ke web. Upload SPJTM dilakukan sebanyak jumlah SPJTM yang dicetak, dengan memperhatikan nomor SPJTM dan terakhir mengecek tanggal upload SPJM apakah berhasil atau tidak.

Untuk Guru syaratnya harus aktif di sekolah induk pada semester ini dan jenis PTK adalah Guru atau Kepala Sekolah. NUPTK bukan syarat utama.

Tanya Jawab

1.    Papua
Q: Daerah SM3T tidak terjangkau jaringan 2G
A: tetap diinputkan no HP, nanti akan difilter dari pihak PUSDATIN dan provider, agar tidak merugikan siswa dan negara karena kuota tidak bisa dipakai

2.    Cahyono, Pabuaran Salem Brebes
Link Gangguan sehingga tidak bisa mencetak SPJTM (teknis)
A: akan dioptimalkan, aplikasi dan servernya
Q: Operator apakah bisa mendapatkan bantuan kuota
A: prioritas pertama adalah Pendidik dan Peserta Didik SD, SMP, SMA/SMK

3.    Pak Fauji SMPN 2 Surabaya
Q: Ada siswa yang tidak masuk verval ponsel karena terkendala NISN (SD salah mengentri data)
A: koordinasi merger siswa secara sistem atau koordinasi dengan rekan kabupaten kota/ provinsi. Mekanisme tarik data untuk menambah PD baru guna meminimalisir kesalahan.
Klaim NISN indeks kemiripan.
pastikan identitas siswa di residu betul.

4.    Maluku tengah
Q: Waktu berkunjung ke link dipetakan berdasarkan wilayah.
A: satu hari bisa mencapai 100ribu pengunjung yang mengakses. Diusahakan membuat jadwal.

5.    SMKN 2 Teluk Kuantan
Q: Jumlah siswa tidak sesuai dengan vervalponsel, berapa lama setelah dapodik sinkron untuk masuk ke verval hp
A: kemungkinan penambahan record siswa yang terdata di sekolah (pengecekan NISN ganda). Cek di vervalpd masalah di bagian mana. Yang masuk ke vervalponsel data yang unik dan tunggal

Setelah saya pelajari panduan Verifikasi dan Validasi No HP dapat saya simpulkan sebagai berikut :1. Operator melakukan penginputan no ponsel melalui aplikasi Dapodik lalu melakukan sinkronisasi sebelum tanggal 11 Sep 2020 (malam ini lebih baik)2. Provider dan PUSDATIN melakukan tarik data dari server dapodikdasmen pada tanggal 11 September 2020 untuk mengecek kevalidan/keaktifan no HP3. Sekolah melakukan Perbaikan data ponsel jika terdapat di residu setelah tanggal 11 september 2020.4. sekolah mencetak SPTJM dan memberi materai dan Ttd Kepsek lalu scan.5. Pusdatin mengecek SPTJM dan mengirimkan pulsa.

Sekilas Info

Beberapa catatan meeting dgn pusdatin 12/09/2020:

  1. Setelah tgl 11/09 perbaikan data ponsel hanya melalui web vervalponsel.
  2. SPTJM dapat dicetak beberapa kali.
  3. Jangan menunggu data valid semua baru cetak SPTJM karna jika menumpuk akan membebani beban kerja server dan provider untuk kroscek data.
  4. Menu SPTJM belum aktif, berarti belum ada Data balikan yg telah dikroscek dr Provider.
  5. Muncul keterangan nomor tidak aktif padahal aktif, Pastikan bahwa nomor tsb tidak pada masa tenggang atau tgl 15/09 tidak pada masa tenggang.
  6. Jika ada data siswa tidak masuk ke vervalponsel, pastikan siswa tsb Unik (ber NISN, tidak ganda, tidak pada residu vervalPD),> perbaiki data siswa tsb pada vervalPD yg secara real-time akan masuk ke vervalPonsel.
  7. Siswa sudah terverifikasi semua padahal belum di verval Operator, karena awalnya pusdatin mengirim data pada provider dan provider langsung memvalidasi data tsb aktif dan valid, > Logika aplikasi akan di optimalisasi sehingga bisa di verval lagi oleh operator.
  8. Penting bahwa Setelah cetak SPTJM data nomor tersebut tidak dapat dirubah lagi.
  9. Mengapa perlu vervalPonsel, karena Pusdatin selaku Wali Data, yg berwenang mengalirkan data ke pihak luar yang berkepentingan seperti kemensos/PIP, Kemendagri/NIK, KPK, dan Provider perlu memverifikasi dan memvalidasi kebenaran Data.
  10. Beberapa upaya telah dan senantiasa dilakukan agar server vervalPonsel dapat diakses dengan lancar.
  11. Program pemberian kuota fokusnya adalah untuk membantu Pembelajaran Daring (PJJ), yang mana melibatkan Guru dan Siswa.
  12. Jika ada kasus data dari Dapodik belum ada yg masuk ke vervalPonsel, bisa kontak tim dr Pusdatin dengan menyertakan nomor NPSN (cek kontak Helpdesk pada akun sdm.data.kemdikbud.go.id)

Tinggalkan Balasan